KONFERENSI PERS PENGUNGKAPAN KASUS OBAT TERLARANG OLEH SAT NARKOBA POLRES INDRAMAYU

Polres Indramayu

Narkotika merupakan musuh nyata bagi Negara dan sedang diperangi secara serius karena Narkotika dapat merusak badan sekaligus masa depan generasi penerus bangsa bila di salah gunakan.

Satuan Narkoba Polres Indramayu gelar Konferensi Pers Pengungkapan Kasus Obat terlarang di Mapolres Indramayu terhadap Tersangka RH, penduduk Desa Limpas Blok Kedokan Wungu Kecamatan Patrol Kabupaten Indramayu. Rabu (14-03-2018).

Pasal yang dilanggar yaitu Pasal 196 Yo Pasal 197 UU RI No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman max 15 tahun, adapun barang bukti sebanyak 24.741 (dua puluh empat ribu tujuh ratus empat puluh satu) berbagai jenis obat  keras seperti Tramadol, Heximer, Trihex, Double L dan Tramadol Stronginal.

Media Conference tersebut dipimpin Kapolres Indramayu AKBP Arif Fajarudin SIK, MH, MAP, didampingi Waka Polres Indramayu KOMPOL Ricardo Condrat Yusuf SH, SIK, MH, Kasat Narkoba H. Ahmad Nasori, SH, Kabag Ops Kompol Bendi Ujianto, SH, Paur Humas IPDA Suprihati Setyaningsih, SH, dengan dihadiri oleh Pokja Media cetak maupun media Televisi dan Online.

Kapolres Indramayu AKBP Arif Fajarudin, SIK, MH, MAP mengatakan peredaran obat keras daftar G ini sudah meresahkan masyarakat, karena dampaknya akan merusak generasi muda akibat ketergantungan obat-obatan tersebut. Sehingga, Sat Narkoba Polres Indramayu tidak main-main untuk memberantas peredaran obat keras sehingga Indramayu bersih dari obat keras tersebut. “Ujar Kapolres”.


Penulis : AL
Sumber : Humas Polres Indramayu

No comments

Powered by Blogger.