SEORANG ANAK TEWAS TENGGELAM SAAT BERMAIN DISUNGAI

TKP anak tenggelam (foto: Gincu)
Polres  Indramayu,

Minggu (22/7/217) Siang, sekitar pukul 12.00 WIB, Sungai Sindu Praja Blok Jamban Gunung Desa Bondan Kecamatan Sukagumiwang menelan korban. Sulis, warga sekitar berumur 11 tahun tewas tenggelam saat bermain (mandi) dengan teman-temannya.

Saat kejadian, ia ikut dengan kakaknya Fahrul (14) yang hendak mencuci terpal di sungai untuk persiapan tahlil 100 hari Almarhumah neneknya, ia dan kakaknya berboncengan menggunakan sepeda motor, sedangkan Fiola (11) dan Kiki (5) mengikutinya dari belakang menggunakan sepeda angin.

Setibanya di Sungai Sindu Praja Blok Jamban Gunung, Fahrul memarkirkan sepeda motornya dihalaman rumah salah seorang warga dan mulai mencuci terpal dipinggir sungai yang jaraknya ±30 meter dari tempat parkir sepeda motor, sedangkan Korban Sulis mandi bersama Fiola dan Kiki dan main lompat-lompatan dari jamban yang terbuat dari kayu.

Sekira pukul 12.00 WIB, Fahrul selesai mencuci terpal dan mengambil sepeda motor, namun tiba-tiba Kiki berkata "kelelep-kelelep" (tenggelam-tenggelam), setelah itu Fahrul melihat Fiola berusaha menyelamatkan diri sedangkan Sulis sudah tidak terlihat.

Melihat hal tersebut Fahrul langsung menolong Fiola yang sudah terbawa arus sekitar 30 meter, setelah berhasil diselamatkan, Fahrul teriak minta tolong hingga masyarakat berdatangan disekitar sungai. Dengan sigap, masyarakat berusaha mencari korban dengan cara menyusuri sungai, sekitar 30 Menit kemudian korban ditemukan dipingir sungai yang tersangkut dikayu yang jaraknya 200 meter dari tempat awal mandi.

Selanjutnya korban langsung dibawa ke Puskesmas Sukagumiwang untuk dilakukan pemeriksaan medis, namun menurut penjelasan dari Tim Medis Puskesmas Sukagumiwang Korban sudah meninggal dunia.

Kapolsek Sukagumiwang Kompol I Wayan Suarjana, SH., MH, menjelaskan kepada pihak keluarga korban agar dilakukan autopsy untuk memastikan penyebab kematian korban, akan tetapi ayah kandung korban menyatakan sangat  keberatan apabila jenazah anaknya di autopsy. “pihak keluarga menolak autopsy dan menyadari bahwa kejadian yang menimpa anaknya adalah musibah” Ucap Kapolsek.







Penulis : zay³³
Sumber : Humas Polres Indramayu

No comments

Powered by Blogger.