Kasubsektor Sukra Hadiri Musyawarah Penetapan Bentuk Ganti Kerugian Pengadaan Tanah PLTU Indramayu


Polres Indramayu

bertempat di Aula Kantor Desa Sumuradem alamat Jl. Raya Pantura Desa Sumuradem Kec. Sukra Kab. Indramayu musyawarah penetapan bentuk ganti kerugian pengadaan tanah PLTU Indramayu 2x1000 MW Desa Sumuradem Kec. Sukra Kab. Indramayu yang diselenggarakan oleh BPN Kab. Indramayu dan PT. PLN (Persero), Rabu (21/12/2016)

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Tim Pengadaan Tanah BPN Kab. Indramayu Ir. Hehen S., GM PT. PLN UIP JBT I Sdr. Anang Yahmadi, MBHKP PT. PLN UIP JBT I Sdr. Kateni, S.H., M.H., Kejati TUN Bandung Sdr. Ismail Gito, S.H., M.H., Kabag Pertanahan Ir. Ahmad Budiarto, M.M., Kabag Otdes Kab. Indramayu Drs. Welli K., Kasubag Pengadaan Tanah Wendy Irwandy, S.T., M.M., perwakilan Dinas Cipta Karya Kab. Indramayu Ir. Anggoro Purnomo, perwakilan Kajari Indramayu Sdr. Dede, S.H., Camat Sukra Sdr. Rory Firmansyah, S.T.P., M.Si., Kasubsektor Sukra IPTU H. Sayidin, S.H., dan +/- 100 orang tamu undangan lainnya yang terdiri dari perwakilan dinas instansi terkait, staf BPN Kab. Indramayu, staf PT. PLN UIP JBT I, staf Kecamatan Sukra, anggota Polsek Patrol, anggota Subsektor Sukra, anggota Koramil Anjatan, pamong Desa, Toga, Toda, Tomas dan Warga Terkena Proyek (WTP) pengadaan tanah PLTU Indramayu 2x1000 MW.

Adapun Warga Terkena Proyek (WTP) pengadaan tanah PLTU Indramayu 2x1000 MW di wilayah Desa Sumuradem Kec. Sukra Kab. Indramayu yaitu sebanyak 52 orang atau sebanyak 72 bidang tanah/bangunan. Dalam kegiatan tersebut pihak BPN Kab. Indramayu memberitahukan bentuk dan nilai ganti rugi kepada WTP dan apabila WTP menyetujui nilai ganti rugi tersebut maka selanjutnya dibuatkan Berita Acara dan mengambil undangan untuk pembayaran ganti rugi. Namun demikian, apabila WTP tidak menyetujui dengan nilai ganti rugi tersebut, maka tetap dibuat Berita Acara dan dipersilahkan untuk membuat surat keberatan ke Pengadilan Negeri dengan tenggang waktu 14 hari kerja dan apabila dalam tenggang waktu tersebut tidak mengajukan surat keberatan, maka dianggap konsinyasi (penitipan) artinya pihak PLN menitipkan uang atau membayarkan ganti rugi ke Pengadilan Negeri. Selain itu juga untuk mempermudah pembayaran ganti rugi, pihak BPN Kab. Indramayu dan PT. PLN telah menyiagakan Bank BJB di lokasi kegiatan sehingga WTP yang menyetujui nilai ganti rugi dapat membuat rekening langsung.

Adapun nilai pasar tanah, bangunan dan tanaman yang diberikan oleh pihak PT. PLN kepada Warga Terkena Proyek (WTP) pengadaan tanah PLTU Indramayu 2x1000 MW di wilayah Desa Sumuradem Kec. Sukra Kab. Indramayu yaitu sebagai berikut :

-Nilai pasar tanah Rp163.000,-(seratus enam puluh tiga ribu rupiah) per meter persegi.
-Nilai pasar bangunan Rp562.500,-(lima ratus enam puluh dua ribu lima ratus rupiah).
-Nilai pasar tanaman yaitu variatif tergantung jenis dan kondisi tanaman.


Selanjutnya WTP yang meyetuju nilai ganti rugi, maka pada hari Selasa tanggal 27 Desember dihimbau untuk membawa surat asli kepemilikan tanah/bangunan dan menyerahkannya kepada Tim Pengadaan Tanah dari BPN Kab. Indramayu.


Penulis : Humas Polres Indramayu
Sumber : Humas Polres Indramayu

No comments

Powered by Blogger.