APEL GELAR PASUKAN GABUNGAN DALAM RANGKA ANTISIPASI UNJUK RASA TGL 02 DESEMBER 2016

Polres Indramayu.

Selasa  29 November 2016 pk 07.30 Wib bertempat di lapangan Polres Indramayu telah silaksanakan " Apel Gelar Pasukan Gabungan Dalam Rangka Antisipasi Unjuk Rasa Tgl 02 Desember 2016 ".(29/11/2016).

Kapolres Indramayu AKBP Eko Sulistyo.B, S.I.K, S.H, M.H bertindak selaku Pemimpin Apel, Perwira Apel AKP Rukman, S.H Kasat Sabhara Polres Indramayu, Komandan Apel IPDA Hary Subagyo Kapolsek Kedokanbunder.




Kegiatan tersebut dihadiri oleh PJU Polres Indramayu, PJU Kodim 0616/ Indramayu, Para Kapolsek Jajaran, Para Perwira Polres. Adapun peserta apel terdiri dari gabungan ton TNI Kodim 0616/ Indramayu, Polri ton Dalmas, Anggota Bag/ Satfung, ton Dishub Kabupaten Indramayu, Sat Pol PP dan Dinas Pemadam Kebaran Kabupaten Ibdramayu.

Dalam sambutannya Kapolres Indramayu AKBP EKO SULISTYO.B., S.I.K., S.H., M.H.,  menyampaikan kepada peserta apel yang hadir dalam gelar pasukan tersebut  bahwa Apel Gelar Pasukan dilaksanakan sebagai penajaman tentang kirka intelejen terbaru. Kegiatan operasi kontijensi mengutamakan upaya-upaya preemtif, prefentif dan kontra intelejen, serta menjelaskan cara bertindak tentang penanganan unjuk rasa pada 02 November 2016 anatar lain,

Adapun cara bertindak pada penanganan unjuk rasa tgl 02 Desember 2016 antara lain, Mengadakan penggalangan terhadap tokoh ormas, tokoh agama, tokoh maayarakat, tokoh adat,  ketua/ pengurus organda dan koordinator lapangan ( korlap ), mengadakan silaturahmi kepada tokoh-tokoh agama dan masyarakat,mengadakan istigosah akbar/ doa bersama/ pengajian, membuat maklumat dan mensosialisasikan kepada maayarakat, mendatakan titik kumpul, tempat-tempat berangkat, nama ormas dan pimpinan yang akan berangkat ke Jakarta, adakan apel Kebhinekaan dengan seluruh komponen.

Kapolres Indramayu  juga menjelaskan tentang  metode yang dilakukan dalam rangka antisipasi unjuk rasa tgl 02 Desember 2016 antara lain : Upaya preventif di kedepankan, penindakan adalah langkah terakhir dengan mempertimbangkan situasi, kondisi di lapangan, Personil Ops tidak diperbolehkan membawa senpi kecuali Satgas Gakum dan Satgas PHH, Penggunaan senpi digunakan dlm menghadapu rusuh massa yg sdh bersifat pidana, ancaman pembunuhan, penyerangan masif pada manusia dengan mematuhi Undang Undang dan ketentuan yang berlaku, hindari perilaku arogan dan terpancing emosi anggota di lapangan saat mengendalikan pengendalian massa, serta cepat melaporkan dengan segera saat terjadi perubahan situasi kamtibmas yang mengarah kepada anarkis guna ditindak lanjuti.


Tidak lupa disampaikan bahwa kepada seluruh jajaran agar selama pelaksanaan kegiatan, utamakan faktor keamanan dan keselamatan personel. Khususnya pada saat melakukan pengamanan, oleh karena itu pedomani Standar Operasional Prosedur yang ada.


Penulis : Humas Polres Indramayu
Sumber : Humas Polres Indramayu

No comments

Powered by Blogger.