ARAHAN KEPADA PARA BHABINKAMTIBMAS DAN PARA KANIT INTEL




Polres Indramayu 

Bhabinkamtibmas merupakan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, Tugas pokok Bhabinkamtibmas adalah melakukan pembinaan masyarakat , deteksi dini dan mediasi/negosiasi agar tercipta kondisi yang kondusif di desa / kelurahan.

Kapolres Indramayu AKBP Eko  Sulistiyo B, S.I.K., S.H., M.H. didampingi Waka Polres dan para PJU polres indramayu memberikan arahan atau pembinaan kepada para bhabinkamtibmas dan para kanit intel pemetaan dan pencegahan dalam penanganan konflik " SARAH" yang dihadiri oleh bhabinkamtibmas berjumlah 229 pesonil dan 32 personil kanit intel.

Melaksanakan konsultasi , mediasi, negosiasi, fasilitasi, motivasi kepada masyarakat dalam Harkamtibmas dan pemecahan masalah kejahatan dan sosial merupakan pelayanan yang baik yang dapat kita berikan kepada masyarakat  sebagai anggota polri.

Kapolres indramayu memeberikan amanat yang isinya amanatnya, Kepada para bhabinkamtibmas dan para kanit intel sejajaran polres indramayu “ Pemetaan dan Pencegahan dalam penanganan konflik secara umum “
Para bhabinkamtibmas agar lebih mengedepankan tugas pokok sebagai bhabinkamtibmas daripada tugas tambahan di SPKT / fungsi-fungsi lainnya.

Selesai pelaksanaan apel pagi para bhabinkamtibmas agar melapor ke KA SPKT untuk dicatat semua kegiatan baik yang akan dilaksanakan maupun yang sudah di laksanakan untuk dicatat di buku mutasi SPKT selain di buku kegiatan bhabinkamtibmas itu sendiri.

Kasus rusuh di sumatra utara, sumatra barat, aceh dan wilayah lainnya hendaknya dijadikan pedoman dalam pelaksanaan tugas oleh para bhabinkamtibmas dan para kanit intel karena hal tersebut terjadi bukan secara tiba-tiba lakukan pemetaan sedini mungkin terhadap permasalahan yang berpotensi konflik secara umum.
Diwilayah hukum polres indramayu sendiri ada beberapa potensi konflik yaitu :

1.       F-KAMIS.
2.       STI.
3.       Darma ayu.
4.       Lamaran tarung.
5.       SARA ( Ahmadiyah, Eks Gafatar, Eks Komunis ).

Ada beberapa polsek yang memiliki massa F-KAMIS yaitu diantaranya :

1.       Polsek Cikedung.
2.       Polsek Cantigi.
3.       Polsek Kandanghaur.
4.       Polsek Arahan.
5.       Polsek Lohbener.
6.       Polsek Lelea.
7.       Polsek Tukdana.
8.       Polsek Sindang.

Sehubungan dengan hal tersebut diatas, Kapolres indramayu menempatkan posisi pertama potensi konflik yaitu F-KAMIS, dan kepada para bhabinkamtibmas dan kanit intel agar dapat melakukan penggalangan dengan memberikan pengertian kepada orang-orang yang dianggap berpengaruh di dalam ormas F-KAMIS tersebut.

Para bhabinkamtibmas wajib kunjung kepada para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, ketua RT, ketua RW, para kuwu, Lurah. Lakukan pembinaan dan jalin hubungan secara emosional sehingga manakal ada suatu permasalahan apa saja yang dapat cepat memberikan informasi dan akan membantu pihak polri. (02/08/2016)

“ Jangan lupa para bhabinkamtibmas untuk silaturahi kepada para ulama / kiyai untuk selalu mendo’akan agar situasi secara umum di wilayah hukum polres indramayu aman dan kondusif “ tambah Kapolres Indramayu AKBP Eko  Sulistiyo B, S.I.K., S.H., M.H.


Penulis: Humas Polres Indramayu
Sumber:Humas Polres Indramayu

No comments

Powered by Blogger.