Polres Indramayu Mengamankan Pelaku Diduga Membawa Handak (Petasan)

Polres Indramayu

Berkat kesiap siagaan, anggota Polres Indramayu berhasil mengamankan hampir 3.600.000; (tiga juta enam ratus) butir petasan rawit.
Keberhasilan ini diungkap dari 3 (tiga) tempat yang berbeda dan pelaku yang berbeda.

Pelaku yang satu ini diduga membawa handak ( petasan ) pada hari Kamis tanggal 2 Juni 2016 pukul 05.00 wib. Berdasarkan informasi yang didapat bahwa ada masyarakat yang membawa petasan berjumlah banyak yang akan dibawa menggunakan kendaraan bus umum arah Jakarta.
Kemudian Petugas Kepolisian mengamankan tersangka a.n. "Kst", ibu rumah tangga, dan mengamankan barang bukti berupa :
-    13 (tiga belas) bok dus masing masing berisikan 50.000 (lima puluh ribu) butir petasan korek api, jumlah keseluruhan 650.000 (enam ratus lima puluh ribu ) butir petasan jenis korek api.
-    1 (satu) dus kembang api berisikan 2000 (dua ribu) butir.

Masih dengan kasus yang sama anggota Polres Indramayu yang sedang melaksanakan patroli tertutup  mengamankan tersangka a.n "Ksmd", wiraswasta pada hari Kamis tanggal 09 Juni 2016 pukul 19.00. Petugas mendapatkan kendaraan yang membawa muatan dengan ditutupi kain plastik yang diduga berisi petasan.
Lalu anggota mengamankan pelaku dan barang bukti berupa:
-    1 (satu) unit mobil Mitsubitshi Pick Up.
-    150 (seratus lima puluh) dus/ball atau 1.500.000; petasan jenis korek api.

Kemudian dengan kasus yang sama lagi anggota yang sedang melaksanakan patroli di jalan raya desa Jatisawit mendapati kendaraan yang berisi barang muatan ditutupi terpal yang mencurigakan , diduga berisikan muatan petasan.
Lalu polisi mengamankan tersangka a.n "Sgn", wiraswasta dan barang bukti berupa:
-    1 (satu) unit mobil TS Pick Up
-    144 (seratus empat puluh empat) dus/ball atau 1.440.000; petasan jenis korek api.
Terhadap tersangka dikenakan Pasal1ayat (1) dan (3) UU Darurat No. 12/1951, dengan ancaman hukuman maksimal 20 (dua puluh) tahun penjara.




Penulis: Humas Polres Indramayu
Sumber:Humas Polres Indramayu

No comments

Powered by Blogger.