Pelaksanaan Sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri di Polres Indramayu

Polres Indramayu

Pelaksanaan sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri (KKEP),  an. pelanggar Brigadir SLD Bhabinkamtibmas Desa Cemara Polsek Cantigi Polres Indramayu yang diduga melakukan tindak pidana penadahan berupa 1 (satu) mobil Toyota Avanza Nopol. E 1205 YB milik an.OT yang berdomisili Kab.Kuningan, Selasa(21/6/2016).

Adapun selaku Ketua Komisi Kompol Edwin Affandi,SIk (Waka Polres Indramayu), Wakil Ketua Komisi Kompol H.Sarjono (Anjak  Bag Ops), Anggota Komisi  Akp Warmad S.Pd ( Kasubbag Minpers Bag Sumda) dan  Seketaris Iptu Sarjiwo,SE (Kasi Propam).

Kronologinya  Januari 2015, Brigadir an.SLD telah menerima gadaian berupa 1(satu) unit Mobil Toyota Avanza Nopol. E 1205 YB dari an. HDM seharga Rp. 25 juta, mobil yang di gadaikan pemilik dari an.OP dan HDM mendapatkan mobil dengan cara merental dari an.AM adalah adik kandung OP, yang kemudian karena pelanggar Brigadir an.SLD membutuhkan biaya utk acara hajatan maka mobil tersebut digadaikan lagi ke an. TSN seharga  Rp. 33 juta, untuk saat ini mobil belum di di kembalikan kepada an. OP karena mobil di bawa kabur oleh an. TSN yang sampai saat ini masih DPO Satuan Reskrim Polres Kuningan dan pelanggar an. Brigadir SLD di vonis oleh pengadilan Kuningan dengan hukuman penjara 4 (empat) bulan.

"Ini acuan kepada seluruh anggota polri khususnya di Polres Indramayu jangan sampai kejadian ini terulang kembali karena kita tidak akan tahu musibah itu datangnya kapan." ujar Wakapolres Kompol Edwin Affandi,SIk.

Terhadap pelanggar an. Brigadir SLD, dikenakan Sanksi : Perilaku pelanggar dinyatakan sebagai perbuatan tercela; mengikuti pembinaan mental kepribadian, kejiwaan, keagamaan dan pengetahuan profesi, sekurang kurangnya 1 (satu) minggu dan paling lama 1(satu) bulan; Sanksi bersifat rekomendasi berupa dipindah tugaskan ke jabatan/ fungsi berbeda yang bersifat demosi sekurang-kurangnya 1 (satu) tahun.

No comments

Powered by Blogger.