Seorang Wartawan Kompas TV Dibegal di Indramayu

Indramayu - Keresahan masyarakat terhadap pelaku begal diwilayah hukum Polres Indramayu bukan hanya menimpa masyarakat biasa secara umum, bahkan kini sosok jurnalis salah satu media televis nasional juga turut menjadi korban pembegalan sepeda motor.

Usai melaksanakan aktifitas jurnalis di PLTU Sumuradem dalam mengabarkan peristiwa kebakaran, Ucup Supriyatno Wartawan Kompas TV pulang kekediamannya Desa Juntikebon Kecamatan Juntinyuat Indramayu Jawa Barat, Minggu(5/10) sekitar pukul 19.00 WIB, dipeped oleh tiga motor di wilayah By Pass Buyut Kunir  mengakibatkan ia menyerahkan 1 unit kendaraan bermotor jenis Satria Fu nomor polisi E2258 TR.

Kepada “FN”, Ucup Supriyatno saat membuat laporan di Mapolsek Juntinyuat mengatakan, ia diikuti oleh tiga sepeda motor semenjak di Pom Bensin Tegalurung Balongan, sudah ada kecurigaan waktu itu, seketika persis diwilayah sepi yakni by pass Juntinyuat- Karangampel  sekitar 300 meter dengan kantor Mapolsek Juntinyuat, ia langsung disalip oleh sepeda motor Honda Beat yang dikendarai seorang perempuan, dalam waktu bersamaan dua motor lainnya meped dari arah samping dan belakang sambil menghunus senjata tajam dan meminta kunci dan motor.

Tanpa berpikir panjang, ia langsung menyerahkan diri demi keselamatan nyawanya. Saat itu juga ia langsung melapor ke Mapolres Juntinyuat. Namun tiba-tiba mendengar kabar bahwa begal tersebut menabrak pengguna jalan  di Desa Juntinyuat dan sempat dihakimi massa hingga babak belur.

“Karena motor saya sudah banyak yang tau diwilayah Juntinyuat dan dilihat bukan saya yang membawa, ahirnya pelaku dihajar massa hingga babak belur dan sekarang pelaku yang satu dilarikan ke RS. Bhayangkara Losarang, yang lainnya kabur,”tuturnya, Minggu Malam(5/10) di Mapolsek Juntinyuat.

Ia menjelaskan, setelah mendengar kabar itu, ia langsung ke TKP dan membenarkan jika motor yang dikendarai seseorang yang sedang diamuk massa itu adalah miliknya dan saat ini ia sedang diperiksa oleh pihak penyidik Polsek Juntinyuat.

“Saya menduga akan berbuat lagi ditempat lain namun gagal, setelah kabur membawa motor saya, pengen ngembat CBR nabrak orang,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolsek Juntinyuat AKP Warmad melalui penyidik Unit Reskrim Brigadir Chandra M membenarkan kejadian tersebut,  pihaknya sedang melakukan pendalaman atas laporan korban Ucup Supriyatno sebagai saksi dan sudah mengamankan barang bukti berupa 1 unit Kendaraan Sepeda motor jenis Satria FU nomor polisi E2258 TR.

“Untuk sementara pelaku masih belum diinformasikan identitasnya dan sekarang dalam penanganan medis di RS. Bhayangkara Losarang karena kritis, secepatnya aka nada perkembangan informasi baru,” tuturnya.

Anggota PWI Indramayu, Tomi Piyatna wartawan Koran Sindo, meminta kepada aparat kepolisian dan penegak hukum, agar menjerat pelaku bukan hanya dikenakan pasal KUHP saja tetapi ditambahkan dengan UU Pers, sehingga bisa dikenakan pasal berlapis.

“Sahabat Ucup sedang dalam tugas jurnalis, maka siapapun bagi pelaku kejahatan terhadap jurnalis harus menerima hukuman yang berat,” tuturnya.



Penulis: Ihsan
Sumber: Fajarcirebon

No comments

Powered by Blogger.