Kapolres Indramayu AKBP WIJONARKO.,S.IK.M.SI Menghimbau Pengendara Dihimbau Hati-hati Melintas Pantura Indramayu

Kapolres Indramayu AKBP. Wijonarko, SIK, MSi mengatakan, kasus kecelakaan lalu lintas jalan raya di wilayah hukum Polres Indramayu masih menduduki peringkat tertinggi di Jawa Barat. Sebagai contoh, pada Minggu pertama bulan Oktober 2015 terjadi 17 kasus kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal dunia tiga orang. Bila dirata-rata, maka setiap harinya terjadi tiga laka lantas.  
Berdasarkan analisa dan evaluasi (anev) mingguan Satuan Lali Lintas Polres Indramayu, para pengendara yang berasal dari Jakarta maupun dari Jawa Tengah memang mengalami titik jenuh ketika memasuki wilayah Indramayu. Padahal Indramayu memiliki jalur Pantura terpanjang di Jawa Barat, yaitu sejauh 68 kilometer.
Hal itu diungkapkan Kapolres seusai penandatanganan perjanjian kerja sama penanganan korban kecelakaan lalu lintas jalan dan penumpang umum secara terpadu, antara PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Barat, Polres Indramayu dan Rumah Sakit MM Indramayu, bertempat di Rumah Sakit MM Indramayu. Pada hari jumat tanggal 09 Oktober 2015, "Selain faktor kejenuhan, memang masih ada yang disebabkan faktor prasarana jalan. Karena itu saya himbau pengendara hati-hati ketika melintasi jalan pantura Indramayu," saran Kapolres.
Namun bagi korban kecelakaan, Kapolres menandaskan, bahwa Polres Indramayu bekerja sama dengan PT Jasa Raharga dan beberapa rumah sakit di Indramayu terus meningkatkan pelayanan kepada korban lantas. "Termasuk dengan rumah sakit MM, melalui penadatanganan kerja sama ini menjadi punya kepastian dalam penanganan korban kecelakaan lalu lintas," tegas Kapolres.
Kepala PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Barat, Delya Indra, mengatakan, hingga Minggu pertama bulan Oktober 2015, santunan Jasa Raharja untuk wilayah Kabupaten Indramayu sudah mencapai sekitar Rp. 12 milyar. Namun, menurutnya, jumlah ini sudah menurun dibanding periode yang sama pada tahun 2014 yang mencapai sekitar Rp. 14 milyar. "Jika tidak ada kecelakaan, sebenarnya dana masyarakat yang terkumpul melalui Jasa Raharja ini bisa untuk membangun kesejahteraan. Kami sedikit pun tak mengklaim itu sebagai uang Jasa Raharja," jelasnya sambil menambahkan, hingga saat ini PT. Jasa Raharja telah melakukan kerja sama dengan lima rumah sakit di Indramayu termasuk rumah sakit MM.

Sementara Komisaris RS MM, H. Mastika menyatakan, pihaknya siap memberikan pelayanan terbaik kepada korban laka lantas, karena telah memiliki kepastian hukum melalui kerja sama ini.


Penulis: HUMAS POLRES INDRAMAYU
Sumber:HUMAS POLRES INDRAMAYU 

No comments

Powered by Blogger.