3 Gadis ABG Asal Indramayu Ini Nyaris Dijual untuk Dijadikan PSK di Bali

Indramayu - Seorang pelaku penjualan perempuan (trafficking) berisinial Yud (35) warga Jalan Sekute Gang Bambu, Sanur Denpasar Bali, yang membawa tiga gadis ABG diamankan petugas Reskrim Polres Indramayu, Selasa (20/10).

Ketiga korban tersebut yakni DS (17) warga Desa Jatimulya Blok Kombo Kecamatan Terisi, AN (20) Desa Cipedang Blok Kapitu Kecamatan Bongas dan SS (16) warga Desa Bojong Lor Blok Balong Kecamatan Jamblang Kabupaten Cirebon.

Kapolres Indramayu, AKBP Wijonarko didampingi Kasat Reskrim AKP Niko N Adi Putra dan Kasubag Humas AKP Ramauli Tampubolon mengungkapkan, polisi yang mendapatkan informasi dari masyarakat jika di Desa Jatimulya Kecamatan Terisi Kabupaten Indramayu ada beberapa ABG yang akan diberangkatkan ke Bali.

Mereka dibawa dengan menggunakan mobil dengan nomor polisi D DK716 BL, untuk dipekerjakan sebagai Pekerja Seks Komersil (PSK). Polisi yang curiga, memberhentikan mobil tersebut untuk kemudian diperiksa.

“Setelah diperiksa ternyata ada tiga ABG perempuan yang mengaku akan dipekerjakan menjadi PSK di kafe Sanur Bali yang masing-masing korban diberikan uang sebesar Rp.200 ribu sebagai kasbon,” ucapnya.

Masih dikatakannya, polisi pun mengamankan barang bukti berupa 1 unit mobil suzuki splash warna abu metalik dengan nomor polisi D DK716 BL, uang sebesar Rp. 400.000 dan 1 unit telepon genggam.

“Kini tersangka dan barang bukti diamankan di Mapolres Indramayu, dan tersangka terkena Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan tindak Perdagangan Orang dengan diancam hukuman 15 tahun penjara,” tandasnya.


Penulis: Dwi Ayu
Sumber: Cirebontrust
Powered by Blogger.