Menyamar Jadi Pembeli, Polres Indramayu Berhasil Meringkus Dua Pengedar Narkoba

Indramayu - Jajaran sat narkoba polres Indramayu berhasil membekuk dua pengedar narkoba jenis sabu sabu dan ganja di wilayah hukum polres Indramayu, Selasa (29/9)kemarin, keduanya di amankan di masing masing tempat berbeda saat melakukan transaksi narkoba.

Kedua pelaku tersebut adalah Dar alias Onal (50 ), warga Desa/Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu dan Tar alias Ono (27), warga Desa/Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu. Dan dari tangan mereka, petugas menyita barang bukti sabu-sabu sebanyak 3 paket sabu-sabu, 1 buah alat hisap (bong), korek api dan sebuah HP serta satu linting ganja dan 1 paket ganja kering siap edar. kini keduanya masih menjalani pemeriksaan penyidik guna untuk pengembangan kasus

Kapolres Indramayu AKBP Wijonarko melalui Kasat Narkoba AKP Nohfri Maramis mengatakan. Diamankanya para pelaku ini, bermula adanya informasi dari warga setempat yang melaporkan kerap kali terjadi transaksi jual beli narkoba jenis sabu sabu dan ganja di masyarakat.

Berdasarkan informasi tersebut kata nofri, selanjutnya sejumlah petugas langsung mendatangi lokasi yang di curigai yakni di Desa Patrol. Setibanya dilokasi, petugas mendapatkan informasi jika Onal akan melakukan transaksi dengan pembelinya.

Namun sebelum berangkat, Onal langsung dicegat dan disergap, hingga dia berhasil diamankan. Saat dilakukan penggledahan dirumahnya, polisi mendapatkan barang bukti berupa sabu-sabu sebanyak 3 paket, 1 buah alat hisap (bong), sebuah korek api. Barang itu sengaja disembunyikan oleh pelaku di dalam lemari pakaiannya.

" dari tangan pelaku onal, petugas berhasil menyita Tiga paket sabu-sabu, masing-masing dimasukan kedalam plastik klip warna bening dan alat hisap yang di temukan tidak jauh dari tempat dia menyimpan sabu-sabu, " ujarnya.

Dia mengatakan, Pengungkapan yang sama pun dilakukan terhadap Tar alias Ono. Tar alias ono berhasil di amankan setelah dipancing oleh polisi untuk dapat bertemu di depan mini market di desa Patrol Dengan alasan ingin membeli, hingga akhirnya, petugas berhasil meringkusnya dan saat digeledah, dari balik bajunya ditemukan satu paket ganja kering siap edar termasuk satu linting ganja.

"keduanya terancam Pasal 114 Ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan atau Pasal 112 Ayat (1) UURI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 5 tahun hingga 12 tahun penjara, " tegasnya.



Penulis: AGS
Sumber: Fajarcirebon

No comments

Powered by Blogger.