Bunuh Teman Sendiri, Dua Pemuda Indramayu Dibekuk Polisi

Indramayu - Dua pemuda, JH alias Bajang (16) warga Kelurahan Karangmalang Kecamatan Indramayu dan RF alias Kodok (23) warga kelurahan Bojong Sari Kecamatan Indramayu Kabupaten Indramayu dibekuk jajaran Anggota Satreskrim Polres Indramayu, Selasa (22/9).

Kedua pelaku berhasil diamankan di masing-masing tempat berbeda. Keduanya dibekuk karena terlibat aksi pembunuhan terhadap korban Duman (19) warga Sleman Kecamatan Sliyeg kabupaten Indramayu tepatnya di depan Gedung Kuning Desa Terusan Blok Dayung Kecamatan Sindang Kabupaten Indramayu.

Aksi pembunuhan yang dilakukan secara bersama-sama di muka umum ini dilakukan sebanyak empat orang dengan menggunakan botol minuman. Kini JH alias Bajang dan RF alias Kodok mendekam di deruji penjara Polres Indramayu. Sementara itu, dua orang pelaku lainya yang di duga sebagai dalang aksi pembunuhan masuk dalam Daftar Perncarian Orang (DPO).

Kapolres Indramayu, AKBP Wijonarko, melalui Wakapolres Kompol Try Handoko Wijaya Putra didampingi Kasubag Humas AKP Ramauli T mengatakan, kedua pelaku diamanakan di rumahnya masing-masing.

Menurut Try handoko, kedua tersangka ini turut serta melakukan pembunuhan dan atau secara bersama-sama di muka umum melakukan kekerasan terhadap orang yang mengakibatkan meninggal.

“Modus operandi para tersangka, tersangka mempunyai permasalahan pribadi terhadap korban sehingga tersangka menyimpan dendam terhadap korban,” ungkapnya.

Sementara itu, kata Try Handoko, barang bukti yang berhasil diamankan yakni celana tersangka dan pecahan botol bekas minuman keras merek anggur serta kendaraan roda dua milik yang digunakan oleh pelaku.

“Kami masih melakukan pengejaran dua orang pelaku lainnya yang saat ini masih buron dan masuk dalam DPO di Polres Indramayu,” ungkapnya.

Adapun kronologis kejadian tersebut, lanjut Try Handoko, pelaku RF alias Kodok pertama kali memukul korban ke arah kepala sebelah kiri dengan mengunakan botot anggur. Kemudian menendang dan memukuli korban ke arah muka, badan dan punggung korban.

“Para tersangka Kami jerat dengan pasal 338 KUH- pidana dengan ancaman penjara paling lama lima belasa tahun,” pungkasnya.



Penulis: AGS
Sumber: Fajarnews.com

No comments

Powered by Blogger.