Antri Lama, Seorang Warga Underan Ngamuk Saat Pembagian Air BUMN Indramayu

INDRAMAYU, Seorang warga Blok Underan Desa Pringgacala Kecamatan Karangampel Kabupaten Indramayu, Kapsah spontan mengamuk ketika menunggu giliran pembagian air yang diberikan oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Blok Underan Desa Pringgacala Kecamatan Karangampel Kabupaten Indramayu yang sekaligus dihadiri pula oleh Bupati Indramayu, Anna Sophanah, Senin (28/09).

Adu mulut pun sempat terjadi baik antar warga maupun petugas dan warga setempat. Adu mulut tersebut terjadi lantaran warga sudah menunggu berjam-jam namun tidak kunjung mendapatkan giliran pembagian air.

“Saya sudah menunggu hingga 3 jam tapi belum juga dapat air, saya kan punya anak kecil,” keluh Kapsah saat menunggu antrian pembagian air.

Kapsah mengatakan seharusnya pihaknya dapat didahulukan karena mempunyai anak kecil yang tidak bisa ditinggal. “Sebelumnya kami membeli dan meminta sumur-sumur warga untuk minum dan mandi, air yang didapatkan ini hanya cukup untuk mandi dan minum saja,” kata dia.

Sementara itu, Bupati Indramayu , Anna Sophanah mengatakan bantuan pemberian air baku tersebut memang sedikit terlambat, hal tersebut melihat kondisi Indramayu sudah memasuki darurat air bersih.

“Semua desa di Indramayu membutuhkan air bersih ini diakibatkan musim kemarau panjang dan dampak pengairan waduk Jatigede,” ucapnya.

Anna menuturkan bantuan air baku tersebut sebanyak 200 tangki air dari BUMN yang disebar keseluruh desa di Kabupaten Indramayu. “Namun saya mengimbau agar masyarakat Indramayu dapat menghemat dalam menggunakan dan memanfaatkan air sebaik mungkin hingga menunggu hujan datang,” pungkasnya


Penulis: DWI AYU
Sumber: CIREBON TRUST

No comments

Powered by Blogger.