Polres Indramayu Gelar Operasi Patuh 14 Hari Jelang Ramadhan

Guna Menjaga Keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kelancaran lalu lintas Menjelang hari raya Idul fitri, Satuan Lalu Lintas Polres Indramayu akan menggelar Operasi Patuh Lodaya 2015. Gelar oprasi tersebut di lakukan Selama 14 Hari.

Perihal tersebut tersebut disampaikan Kapolres Indramayu AKBP Wijonarko dalam apel gelar pasukan Operasi Patuh Lodaya 2015 di Mapolres Indramayu, Rabu (27/05).

" Oprasi patuh Lodaya ini, di mulai dari tanggal 27 Mei Samapai 9 juni 2015 mendatang,” ungkap AKBP Wijonarko, didampingi Kasat Lantas AKP Andry.

Oprasi kali ini, Kata Andry, Pihaknya mengedepankan tindakan persuasif dan edukatif melalui pemberdayaan fungsi Dikmas Lantas secara optimal kepada para anggota ketika melaksanakan tugasnya Andry menjelaskan, Adapun untuk langkah langkah untuk mengatasi Keamanan, keseamatan, ketertiban, serta kelancaran lalu lintas pada ketika menjelang ramadhan ini, pihaknya sudah mempersiapkan agar dapat bias diminimalisir.

“ Baik Secara teknis mapun strategis untuk meminimlalisi Pelanggaran Kemacetan, serta kecelakaan sudah di persiapkan,” ungkapnya

Diakuinya, permasalahan di bidang lalu lintas, khususnya lalu lintas jalan raya semakin hari semakin berkembang. Hal itu seiring dengan berkembangnya jumlah kendaraan bermotor dan populasi jumlah penduduk. Di sisi lain, tingkat kesadaran dan disiplin pengguna jalan dalam mematuhi aturan juga masih tergolong rendah. Sehingga permasalahan lalu lintas semakin kompleks.

" melihat kondisi itu, kita akan berupaya dapat menguraikan agar permasalahan permasalahn tersebut bias di atasi,” ujarnya

Sementara itu, kata Andri, dalam kegiatan Oprasi patuh ini, pihaknya juga berusaha menekan angka elanggaran dan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum polres Indramayu, tujuanya untuk mengurai titik-titik kemacetan dan ketidaktertiban dalam berlalu lintas.

Andry menyebutkan, selama pelaksanaan operasi tersebut, personel Satuan Lalu Lintas Polres Indramayu akan disebar ke sejumlah titik untuk meningkatkan penjagaan, pengaturan, pengawalan dan patroli lalu lintas di lokasi yang dianggap rawan.

"Dan yang paling penting adalah meningkatnya kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas," Pungkasnya.



Penulis: AGS
Sumber: Fajarnews
Powered by Blogger.