Dapat Laporan Warga, Jajaran Polres Indramayu Bekuk Pejudi Remi Jenis Lanay

Petugas dari Sub Unit 1 Satreskrim Polres Indramayu menggrebek arena judi remi jenis lanay di Blok Bunder, Desa Patrol, Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu. Dalam penggerebekan tersebut enam orang pemain judi berhasil dibekuk bersama barang buktinya. Keenam orang ini digelandang ke Mapolres Indramayu, Jum’at (27/02).

Keenam pemain itu adalah Sug (22), Taf (26) dan US (32), warga Desa Limpas, Kecamatan Patrol, kemudian Mu (44) dan Dur (42) warga Desa Bugel, Kecamatan Patrol serta Al (30), asal Desa Inkstands, Kecamatan Anjatan. Dari tangan mereka juga disita barang bukti berupa uang pasangan judi remi lanay sebanyak Rp. 600 ribu serta satu set kartu remi sebanyak 52 lembar.

Kapolres Indramayu Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Wijonarko melalui Kasat Reskrim Ajun Komisaris Polisi (AKP) Wisnu Perdana Putra didampingi Kanit 1, Ajun Inspektur Satu (Aiptu) Budi Sukardi membenrakan perihal itu. Menurut dia, pihaknya telah mengamanakan enam orang yang sedang bermain karu remi jenis lanay dengan taruhan uang. Pemain judi remi itu, kini masih dalam pemeriksaan petugas.

Penangkapan yang dilakukannya itu berawal dari kegiatan jajarannya saat melaksanakan kegiatan operasi penyakit masyarakat (pekat) di wilayah tersebut. Ditengah perjalanan petugas mendapatkan laporan dari warga yang enggan disebutkan namanya. Dalam laporan itu, katakan bahwa di Blok Bunder, Desa Patrol ada sekelompok orang yang sedang berjudi menggunakan kartu remi jenis remi lanay. Beberapa lama setelah mendapatkan laporan, petugas langsung mendatangi lokasi yang disebutkan untuk dilakukan pengecekan.

Tiba di lokasi, ternyata benar ada aktivitas sekelompok orang yang sedang bermain kartu remi menggunakan taruhan uang. Melihat itu, polisi langsung merangsek dan mengepung lokasi itu. Penggrebekan ini ternyata tidak diketahui para pemain. Akhirnya ke enam orang berhasil diamanakn bersama uang taruhan sebesar Rp. 600 ribu yang terdiri dari pecahan 3 lembar pecahan ratusan, 1 lembar uang pecahan lima puluh ribuan, 3 lembar uang pecahan dua puluh ribuan, 6 lembar uang pecahan sepuluh ribuan dan 24 lembar uang pecahan lima ribuan serta 5 lembar uang pecahan dua ribuan.

“Saat jajaran kami datang ke lokasi itu, para pemain berusaha melarikan diri dengan meninggalkan kartu remi serta uang taruhannya. Namun petugas dapat mengamanakan mereka,” katanya.

Akibat perbuatannya mereka terancam hukuman pidana sesuai pasal 303 bis KUHP tentang perjudian dengan ancaman hukuman 4 hingga 10 tahun penjara. 


Penulis: Dwi
Sumber: Cirebontrust

No comments

Powered by Blogger.